KISAH KEAJAIBAN
CINTA
Biarkan aku bercinta
tentang keajaibankeajaiban Dikau
Aku membuka pintu
ghaib dengan ucapan
KERENDAHAN HATI ADALAH
GURU DARIPDA GURU
Kerendahan hati bisa
melampaui segala pendakian
Tahap demi tahap !
ia adalah pintu yang tidak terkunci, karena telah
Diserahkan
kepadanya! Adalah kotor dia perturutkan kedirian
Dan sucilah ia
mengikuti akal. Sedang kerendah hatian
Berarti mendirikan
sebuah tenda disisi lain dari keduanya.
Hati para pecinta
Tuhan telah membentuk sebuah lingkaran
Kerendah hatian,
maka kerendah hatian adalah
Guru dari para guru,
dimana seluruh hati adalah muridnya
Ciri orang suci
Dunia Hanyalah
sekedar busa bagi lautan.
Jika engkau seorang
yang suci, maka lampauilah busa.
Tempat segala kebaikan
Dan kejahatan
Jika engkau bersedia
memperhatikan, maka engkau
Akan melihat bahwa
segala yang baik itu bersemayam
Didalam hati, dan
segala kehinaan itu
Berasal dari air dan
tanah
Catatan:
Ibarat jasad manusia bagaikan air dan
tanah,
kehinaan manusia Karena ia terlalu serius memegang
jasad, melupakan roh, member kehidupan
kehinaan manusia Karena ia terlalu serius memegang
jasad, melupakan roh, member kehidupan
Yang mengenal kesucian
Tahukah engkau apa
yang bersinar didalam cermin hati?
Hanya dia yang
memahami kesucianlah yang mengetahui segala
Gambaran Tuhan dalam
hati.
Hati bersih melihat tuhan
Setiap orang yang
melihat yang tak terlihat dalam persemayaman
Hatinya. Dan
penglohatan itu bergantung pada seberapakah ia menggosok
Hati tersebut. Bagi
siapa yang menggosoknya hngga kilap, maka
Bentuk yang tak
terlihat semakin nyata baginya.
Kesucian hati
Dimanapun, jalan
untuk mencapai kesucian hati ialah
melalui kerendahan
hati, maka dia akan sampai
pada jawaban “Ya”
dalam pertanyaan bukan aku tuhanmu?
Pemuja bentuk
Barang siapa melihat
sesuatu pada sebab-sebab, maka dia akan
menjadi pemuja
bentuk, namun orang yang mampu menatap
pada sebab “pertama”
, maka dia akan menemukan cahaya yang
memancarkan makna
cinta makhluk menipu
Kutitip syair diantara bait-bait syair orang suci
ketika aku mencintaimu, seakan-akan tiada cela pada dirimu
aku buta, tapi aku sungguh mencintaimu saat itu.
namun ketika cinta dan kasihku kucurahkan padamu
kau berpaling dariku. kau campakkan aku
ditengah jalan tanpa perduli keadaanku.
aku malu padamu karena kamu tahu kefakiranku dan kekuranganku
tapi aku lebih malu jika tuhan tiada terima hidupku
kau menghadap ketimur menatap indahnya terbit mentari
bersama dengan senyum kelezatan
sedang aku menghadap kebarat menatap terbenamnya matahari
bersama luka yang kau torehkan
ya Allah Tuntunlah aku menuju cinta hakiki mu
jangan biarkan aku tertipu lagi
Tanpa cinta segalanya
Tak bernilai
Jika kau bukan
seorang pecinta,
Jangan pandang
hidupmu adalah hidup,
sebab tanpa cinta
segala perbuatan tidak akan
dihitung dihari perhitungan nanti, setiap
waktu yang
berlalu tanpa cinta, akan menjelma menjadi
wajah yang
memalukan dihadapan
Tuhan.
Dunia adalah
Permadani pinjaman
Jangan pancangkan
kehidupan mu diatas
Permadani bumi yang
mempesona ini, karena ia hanyalah
Sebuah tempat tidur
yang terpinjam, takutlah bila sewaktu-waktu
Diminta dan digulung
Menjadi bijak
Dunia manusia adalah
batin yang memiliki
Kemegahan, karena
itu duhai sahabat, mungkinkah engkau
menjadi bijak,
sementara yang relative itu engkau jadikan pujaan
mengenali diri
Kau sekarang adalah
roh suci yang terperangkap tanah.
Sebelumnya engkau
adalah roh suci, berapa lamakah engkau
Akan terpisah
darinya? Aku tidak akan mengatakan sesuatu apapun.
Apakah engkau sudah
pertimbangkan dengan seksama?
Engkau tidak akan
mengenali diri sendiri dalam jubahmu,
sebab ia telah
engkau dari air dan tanah.
Sadarlah akan diri sendiri
Wahai sana’i jika
engkau tak menemukan seorang kawan.
Maka jadilah kawan
bagi diri sendiri! Didunia ini semua orang memiliki
Kewajiban.
Masing-masing penuhi kwajiban sendiri!
Setiap anggota
kafilah memiliki barangnya sendiri,
Dan letakan dirimu
didekat barangmu sendiri!
Orang-orang menjual
keindahan sesaat dan membeli cinta sesaat,
Itu hanyalah dua
ranjang sungai yang kering,
Tinggalkanlah ia dan
jadilah sunga!
Keindahan itu
terlukis diatas kain yang menyelubungi
Segala keindahan
hati, angkat selubung dan masuklah.
Maka jadi kekasih
bagi dirimu sendiri!
Maka jadi kekasih
bagi dirimu sendiri yang ber husnudzan,
Duhai manusia baik!
Lampauilah dua dunia. Dan tinggallah
ditempat kediaman
sendiri !
pergi jangan mabuk
dengan anggur dan kecongkakan itu.
Lihatlah kilauan
wajah itu dan sadarlah akan dirimu sendiri!
Memahami makna
Seperti bentuk dalam
sebauh cermin!
Kuikuti wajah itu,
Tuhan menampakkan dan menyembunyikan
sifat-sifatnya
tatkala tuhan tertawa, maka akupun tertawa,
dan manakala Tuhan
gelisah, menjadi gelisahlah aku
maka katakan tentang
dirimu ya tuhan agar mkna dapat terpahami
sebab
mutiara-mutiara makna telah aku rentangkan diatas
kalung pembicaraan berasal dari lautanmu!
Mencari makna kata-kata
Carilah makna dalam
kata-kata ini!
Nafas manisku adalah
sergapannya, karena nama-nama
Identik dengan
dengan yang diberi nama. Adam melihat hakikat
Melalui nama-nama
Kembalilah pada inti akarmu
Samapai kapan engkau
akan bergerak ke belakang?
Majulah! Jangan
engkau menggeluti keingkaran.
Peluklah agama!
Lihatlah zat “Mukjizat” tersembunyi didalam kepahitan
Dan datanglah kepada
inti dari akar dirimu sendiri!
Meski dalam bentuk
kau adalah tanah, tap kau
Berasal dari
kesejatian substansi, kaulah pengawal perbendaharaan
Cahaya Tuhan, maka
kemarilah kembali pada akar dari akar dirimu Sendiri.!
Tatkala kau telah
mengiatkan diri pada tuhan yang tanpa diri, kau akan terbebas
Dari kedirian, dan
itu artinya terbebas dari seratus perangkap.
Maka kemarilah,kembali
kepada inti akarmu sendiri.
Kau dilahirkan dari
anak-anak khalifah Tuhan, tapi matahari
Berpaling dari dunia
rendah ini, ah! Dapatkah enkau meraih kebahagiaan
Hanya dengan ini?
Maka kemarilah, kembali kepada akar dari akar dirimu Sendiri!
Engkau dilahirkan
dari kilauan kemegahanTuhan
Dan mewarisi kebaikan dari bintang gemilang,
lantas samapai kapan
Kamu akan menderita
ditangan segala hakikat? Kemarilah ! kembali
Pada inti dari akar
dirimu sendiri.
Dikau adalah merah
delima ditengah-tengah geranit.
Akan sampai kapan
kamu akan menipu kami?
Kami dapat mengenal
kebenaran dimatamu, maka kemarilah!
Kembali kepad inti
akar dari akar dirimu sendiri.
Kau datang kemari
dengan kehadiran kawan yang congkak itu. Karenanya
Kau mabuk, lembut
dan bergairah dan matamu yang menawan, penuh dengan api
Maka, kemarilah!
Kembali kepada inti akar dari akar dirimu sendiri.
Nilai kata-kata
Orang yang bijaksana
melihat ucapan bagaikan orang tua
Ia turun dari
langit, karena itu ia bukanlah sesuatu yang tak berharga.
Ketika kau berbicara
dengan kata-kata kotor maka sekian banyak kata
Hanya bernilai satu.
Maka jika engkau berbicara baik maka satu kata
Akan memiliki nilai
berlipat. Ucapan akan terkuak dari bagi engkau
Yang mampu membuka
hijab, sehingga kau tahu bahwa sesungguhnya
Ia adalah
sifat-sifat tuhan yang maha pencipta.
Menemui karunianya
Hidup atau mati, itu
sebuah derita, namun kini aku telah
bebas dari kedirian
Ini dan ambisi. Karena itu dalam hidup atau mati,
aku tak lagi
membutuhkan halaman kecuali karunia tuhan.
Oh tuhan pemilik
kerajaan. Sultan keabadian ! mufta’ilun, mufta’ilun
Telah mengantarkanku
kepada kematian aku telah terbebas dari jerat-jerat
Bait ini. Biarkan
banjir akan merenggut kata-kata indah ini! Sebab ia adalah
Kulit sekali lagi
kulit! Hanya pikiran-pikiran sajak
Kebahagiaan dalam menyantap imajinasi
Bagai roti dari
mesir puisiku:
Malam berlalu dan
roti itu tidak sempat termakan olehmu.
Makanlah sebelum ia
basi,sebelum debu menyerbu.
Habitat
sesuungguhnya beradadialam kesadaran.
Karena itu dia mati
didunia yang beku ini.
Persis seperti ikan
yang ia terdampar diatas tanah kering,
Sejenak kau
melihatnya tak berdaya,
Maka jika kau mampu
memakannya sambil mengimaginasikan
Bahwa ia bukan
barang basi, sesungguhnya engkau telah
Mampu maelukis
lukisan yang mengagumkan, sebab dalam kejadian
Itu sesungguhnya
yang kau santap adalah imajginasimu sendiri,
Bukan kata-kata
using ini wahai makhluk insani
Dunia menunjuk pembuatnya
Mereka
mengumandangkan seruling, tamborin dan harpa.
Itu semua menunjuk
pada pendengaran hal itu persis dengan dunia yang meriah dengan
lukisan-lukisan. Semua itu menunjuk pada Tuhan
Yang maha melukis
(Al Mushawir)
Dasar penglihatan
Cahaya merupakan
sebab pertama. Sedang sebab-sebab lain,
Semua itu hanyalah
bayang-bayang
(yang memantulkan
cahaya sehingga bisa dilihat mata)
Tuhan adalah cahaya
Kita adalah
kegelapan dalam rumah dan Tuhan adalah cahaya.
Rumah itu mnerima
cahaya dari matahari yang dalam
perjalannanya akan bercampur dengan
baying-bayang
maka jika engkau
menginginkan cahaya, bersegeralah keluar
dari rumah naiklah
keatas atap.
Tuhan hadir dalam setiap gerak
Tuhan berada
dimana-mana. Ia juga hadir tiap gerak. Namun Tuhan
Tidak bias ditunjuk
dengan ini dan itu, sebab wajahnya
terpantul dalam keseluruhan
ruang. Walaupun
Tuhan itu mengatasi
ruang
Memahami Muasal
Tak berwarna
merupakan asal sgala warna, tak berlukisan
adalah asal dari semua lukisan, dan tanpa
kata-kata adalah merupakan
asal dari segala
kata. Itu semua bagaikan tambang yang
merupakan berasal
dari logam karena
itu saksikanlah!
Cahaya dan kasih
Sebagai jalan
Matahati mengetahui
apa yang tampak berkat penglihatannya.
Karena itu ia tahu
bahwa cahaya dan kasih.
Menjadi jalan menuju
langit ketujuh.
Tahukah arti ketujuh
langit bagi mata?
Ialah seperti tujuh
anak tangga.
Jalan menuju tuhan
Kembalilah kepada
sejatim, wahai hati.
Karena jauh didalam
dirimu wahai hati, engkau aka menunjukkan
Jalan menuju tuhn
yang tercinta
Dihati sesuatu tersembunyi
Dunia yang lebih
besar berada diluar langit yang tujuh!
Namun sungguh
menakjubka, bahwa ternyata didalam hati tersembunyi
Sesuatu yang tak
terbayangkan.
Apakah roh itu hati
Satu bagian dari roh
berasal dari selembar daun ditaman Tuhan.
Dan hati adalah
bunga yang berasal dari perbendaharaannya.
Akal jadi penasehat
Hati jadi raja
Pasukan manusia
lahir dari roh.
Akal menjadi
penasehat dan hati menjadi rajanya.
Suatu ketika, hati
mengingat Negeri roh.
Maka seluruh pasukan
kembali pada dunia keabadian.
Memahami kelembutan
Dan keperkasaanya
Ketika engkau
menatap kelembutannya seketika batu
Dan karang menjadi
lilin.
Maka ketika kau
tatap keperkasaanya.
Maka lilin tiba-tiba
menjelma karang
Dialetika dalam perwujudan
Maka sifat lahir
dari perwujudan adalah
Suatu yang dialektis.
Dimana tiap dialetika salng mendukung
Bayangkan jika
engkau menulis (dengan tinta hitam) diatas kertas hitam
Tentu tulisan tidak
akan kelihatan. Sebab keduanya memiliki warna yang sama
Karena itu sifat
perwujudan adalah dialektis
Menangkap roh hakiki
Meski kalian telah
melihat berates kebaikan, janganlah pernah merasa aman
Dari tipu daya
ciptaan Tuhan, jika dia melihat kepastian, basuhlah mata kalian
Sebab tipu daya
tuhan begitu tak terkirakan, sedang roh kalian adalah kesementaraan
Kapankah menangkapnya
secara hakiki.
Dari gambaran kepersatuan
Bagi para pemilik
derajat rohani,
Apapun pada awalnya
adalah gambaran,
Namun manakala
(Tuhan) yang tercinta dating
Segalanya akan
menjelma persatuan
Jika tuhan hadir dihati
Gambaran Dikau
adalah sultan,
Berjalan-jalan
menuju hati. Bagaikan sulaiman yang dating kekuil
Seribu pelita nyala
dari kuil tersinari Firdaus dan mata air Kautsar,
Berduyun duyun
menyambut bersama para malaikat dan bidadari
Akhirnya kita pemuja berhala
Wahai wujud roh
bentuk!
Engkau menghancurkan
sekian banyak pemberhalaan.
Namun Karena
gambaran dikau adalah berhala,
kami harus jadi
pemuja berhala
Aku yang mengaku “aku”
Siapakah “kami”
manakala engkau mengatakan “aku” ?
Apakah arti tembaga
dihadapan zat mukjizat?
Dihadapan matahari,
dapatkah segenggam salju berbuat sesuatu
Kecuali sirna dalam
pancaran cahaya
Persatuan dengannya
Burung-burung
kesadaran telah turun,
Dari langit dan
terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hari
Mereka merupakan
bintang-bintang dilangit agama yang dikirim
Dari langit kebumi.
Kemudian pentingnya
penyatuan dengan Tuhan secara sadar
Dan betapa
menderitanya keterpisahan dengannya.
Nikmatnya persatuan dengannya
Wahai angina buatlah
tarian ranting-ranting dalam zikir
Hari yang kau
gerakkan dari persatuan.
Lihatlah pepohonan
ini! Semuanya gembira
bagaikan sekumpulan
kebahagiaan, tapi wahai bunga ungu,
kenapakah engkau
larut dalam kepedihan?
Sang lili berbisik
pada kuncup,
“matamu yang
menguncup akan segera mekar.
Sebab kau telah
merasakan bagaimana nikmatnya kebaikan.
Jangan bicara bayang-bayang
Jika matamu telah
terbuka bagi matahari persatuan
Maka segeralah
dating pada cakrawala realitas-realitas.
Hentikan segala
pembicaraan tentang bayang-bayang
Tataplah cahayanya
Dirimu adalah
bayanganmu sendiri
Yang akan segera
sirna dalam pancaran matahari,
Sampai kapankah kau
akan menatap bayanganmu sendiri
Segeralah kau tatap
cahanya
Jangan berharap dapat surga
Bebaskan diri kita
dari harapan mendapat surga
dan ketakutan pada neraka! Bebaslah kebanggaan
para fakir dan malu
pada roh mereka sendiri!
Hancurkan segala
lukisan dan gambar demi Tuhan
Yang maha melukis.
Tuhan telah menumpahkan seratus ribu darah!
Dengan api kebaikan
abadi, bakarlah roh-roh dengan membara
Tiada satupun hasrat
memahami rahsia rahasia keperkasan Mu
Kecuali dia yang
keluar dari pekerjaan rohani tanpa eksistensi
Musnah oleh
kefakiran
Tahapan dari dunia roh ke fana
Kita telah
dilemparkan oleh sesuatu yang menawan dari
dunia roh melintasi
seratus ribu tahapan menuju dunia fana’
terpana dalam satu tahapan
dalam seratus tempat
kau telah menjadi masam, dan berkata
aku tidak akan
meninggalkan tempat ini.
Pemahaman tahapan
Bagaimana mungkin
orang yang tenang mengetahui perasaan
Orang-orang yang
ekstase ? bagaimana abu jahal mengetahui
Tahapan-tahapan para
sahabat nabi.
Kegelisahan dan akal sejati
Tentu saja
kegelisahan pikiran adalah bentuk lain dari kecerdasan
Sebab tidak bias
seorang yang tenang dan berpikiran cerdas
Disepadankan dengan
pemimpi yang tidur.
Selama burung berada
dalam sangkar, ia menderita kepenatan.
Jika sangkar telah
hancur lalu apa yang terjadi/
Ketika akal hadir,
nafsu penuh dengan kesalahan-kesalahan
dikarenakan dosa,
namun manakala akal sejati hadir, dimanakah
dosa-dosa nafs’?
melihat yang tak terlihat
Kau berkata “
tunjukkan padaku dimanakah para penghuni
Tempat yang tak
terlihat!” coba pikirkan,”
apa yang
disembunyikan oleh mereka yang mengaku perawan tatkala
perut mereka
melambung, meski kau tak mengetahui isinya.
Manusia tak sekedar jasad
Ketika malaikat
bersujud kepadanya, adam berkata
Pada salah satu yang
hanya melihat kulit, “makhluk dungu”
Apakah kau anggap
diriku tiada lain
Hanyalah jasad
kerdil?”
Hindari dualitas
Jika dualitas sampai
bersemayam dihati dan roh
Walau sejengkal
waktu, maka akal mempertontonkan
Bahwa adam dan hawa
hanyalah nafs’”
Hakikat keadaman adalah kebijaksanaan
Kita adalah jamaah
adam, marilah kembali
Bersama-sama adam,
hakikat kita tersembunyi,
Sebab adam adam
adalah kebijaksanaan,
karena itulah mari pancangkan tenda-tenda kita
ditepi
lautan yang maha
luas
lihatlah yang terdalam
jangan kau seperti
iblis,
hanya melihat air
dan lumpur ketika memandang adam
lihatlah dibalik
lumpur, berates-ratus ribu taman yang indah
cara pandang keiblisan
Iblis melihat segala
sesuatu dalam keterpisahan, karena itu
Dalam pandangannya
kita terpisah dari tuhan
Periksalah dirimu
Tataplah dirimu
sendiri walau sejenak!
Lihatlah isyarat dan
keindahan wajahmu sendiri!
Maka kau tidak akan
tertidur seperti binatang
Dalam kubangan
lumpur jasad.
Karena itu kau dapat
menuju rumah kebahagiaan
Tempat roh-roh
bermesaraan
Roh yang menghidupkan
Jasad itu
sesungguhnya hanyalah sebongkah tanah.
Ia menjadi hidup
hanya jika ada roh yang memancarinya.
Tinggal dalam roh
Seandainya kau hanya
jasad ini,
Kau tidak akan
pernah mengerti tentang roh.
Padahal jika saja
kau hanya roh ini,
Kau dapat tinggal
dalam kebahagiaan
Mentertawakan tipuan mata
Barang siapa yang
menatap orang yang menempuh jalan rohani
Dengan matanya yang
lemah, maka kau harus
menertawakan
ketertipuan kedua matanya.
Mengapa betah
Dikuburan jasad ini
Jika saja amanat
Tuhan tidak menyinari bumi,
Aku akan penuh dosa
dzalim, seperti watak dunia
Bukankah jalan dari
kuburan menuju firdaus bagitu lempang,
Mengapa aku begitu
senang dan betah dikuburan jasad ini?
Dan bukankah ada
jalan dari kiri dan kanan?
Mengapa aku seperti
kebun berkawan dengan angin utara dan selatan
Bukankah ada kebun
kemurahan, bagaimana aku dapat berkembang?
Jika bukan karena
kelembutan dan karunia Tuhan,
Aku akan menjadi
orang yang suka mencampuri urusan orang!
Cukup dengarkan
kisah tentang sinar matahari dari malaikat !
jika tidak ada sinar
matahari itu, aku akan terbenam!
Terbang bersama roh
Tatkala engkau mampu
meruntuhkan penjara dari jasad ini
maka engkau akan segera dapat mengepakkan
sayap dan
terbang tinggi
bersama roh.
Perjalanan dalam roh
Kau sudah sangat
jauh berlari diatas tanah ini dan mengelilingi dunia
Maka kini,
lakukakanlah perjalanan didalam roh dan saksikan
sejatinya manusia
yang telah menjelma roh!
Saksikan para pemuja
perintah Tuhan dan tenggelam dalam perintahnya
Dengan segala
karunia, keindahan, dan saksikan mereka.
Tak ada jalan lari
Tak ada satupun
jalan untuk lari darinya,
sebab Tuhan adalah
roh dari semua roh.
Aku tidak dapat
menyaksikan satu roh pun
yang menjadi musuh
bagi rohnya
memahami bathin dan zahir tuhan
Bathin Mu Ya “Tuhan”
Adalah Roh dari roh,
dan dzahirmu adalah
matahari dari matahari!
Kedirian menyelimuti kesejatian
Kedirian itu ibarat
musim gugur yang manyelimuti taman
Dan engkau yang
ingin melihat wajah dan senyum dari taman
Tunggulah musim semi
yang akan membuka selubung kepalsuan
Musim gugur!
Karunia akal dan kesabaran
Ketika akal dan
kesabaran tiada,
Kedirian kalian
mengajak kepada kejahatan
Memahami penyebab ketakutan
Seekor burung yang
terbebas dari jerat kedirian tak punya lagi
Rasa takut. Ia
terbang dengan bebas kemana saja.
Memahami perkara jodoh
Meski samudera
kesejahteraan melemparkan
Gelombang kesetiap
jurusan, justru karena keadilanlah
Wanita-wanita keji,
bagi laki-laki keji
Keterasingan didunia
Mengapa hati begitu
terasing dalam dunia?
Itu disebabkan Tuhan
yang tanpa ruang kita lemparkan
Menjadi terbatasi ruang.
Muliakan orang suci
Karena bangga diri
dan buta hati,
Seperti iblis,
manusia ini tak lagi memuliakan
Orang suci,”Katanya
bagi tuhan saja, sujud kupersembahkan”
Padanya adam
memberikan jawaban,”sujud kepadaku ini untuknya
Kau melihatnya
berupa dua sujud karena ketersesatan dan keingkaran
Iri hati menutup kebaikan
Debu si iri menjadi
tirai yang menutupi kilaun kebaikan
Setan kita
Kedirianmu adalah
setan, iri adalah lukisannya
Lihat, betapa buruk
dan memuakkan!
Dan kini kau tengah
memberi susu pada sifat itu yang seperti ular jahat
Awas ! ia akan
menjadi naga karena ia sesungguhnya pemakan manusia
Kedirian
Membuat dosa bertambah
Kedirianmu
menyebabkan dosa-dosa bertambah,
Ia adalah cacing
yang kini telah menjelma seekor naga
Saat itu ia hanya
bangkai yang memakan-makanan haram
Siang hari perutnya
penuh berisi oleh apa yang ia curi dan omongannya
Tiada arti.
Jihad akbar
Pergi, carilah
keadilan, dari seorang pangeran,
Pemimpin yang
memiliki penglihatan.
Bumi tak pernah sepi
dari khalifah Tuhan.
Sebab bagaimana
mungkin makhluk bias hidup tanpa pemimpin?
Dunia kacau tanpa
keadilan, hukum atau orang yang memegang kekuasaan,
Obat bagi dunia yang
sakit dan segala penyakit adalah pedang.
Kini saatnya
gendering perang jihad akbar ditabuh!
Bangkitlah, Oh Sufi,
masuklah kemedan pertempuran.
Potong leher
kedirianmu dengan lapar!
Singkirkan amarah!
Jalan langit tingkat tujuh
Manakala kau telah
mampu membunuh kedirianmu
Yang keji, maka kau
akan mampu menginjakkan kakimu
Diatas menara langit
ketujuh
debu keakuan
Seseorang tidak bermaksud memukul permadani, tatkala ia mengangkat tongkat
berulang kesebuah permadani. sebab yang ia pukul adalah debu dari
selubung keakuan yang sama sekali tidak akan hilang.
dan dengan setiap kekejaman dan tamaparan yang
kau terima, ia memisahkan diri dari wajah
hati secara perlahan, kadang saat tidur dan
suatu ketika disaat bangun
dalam tahapan lanjut
taklid bisa mematikan
Taklid dalam perjalanan ini, bagaikan tongkat dalam tangan,
tetapi jika jalan terbentang, ia menjelma pedang
cinta yang sufi
Jika saja Cinta Tidak berlimpahan cahaya kecemburuan Tuhan
ia akan jadi mutiara bagi roh dan jiwa manusia.
andaikata pesta pora menyebar dilangit,mangkuknya akan
menghujani bumi dan anggurnya bagaikan awan dimusim gugur.
sungguh, betapa awan musim gugur membujur di bentangkan
lautan karunianya.
anggurnya menghempas gelombang yang memenuhi
seluruh ruang dari bukit Qaf ke Qaf.
jika saja romannya tidak terbungkus oleh kecemburuan Tuhan,
bagaimana mungkin matahari dan bulan memancarkan sinarnya.
Andaikan keindahannya diperlawankan dengan wajah-wajah
tercantik didunia, keindahan yusuf akan berada dalam
penjara keabadian.
JADILAH SEPERTI LILIN
Sebenarnya cinta Tuhan itu menerangi hati dan menjadikan
Para pecinta terjaga sepanjang tanpa tidur dan makan
Wahai kawan jika kau seorang pecinta maka jadilah seperti lilin
Larut disepanjang malam, membara dalam kesenangan
Hingga pagi datang! Dia yang bagaikan cuaca beku
Dimusim panas, bukanlah seorang pecinta.
Ditengah-tengah musim panas, hati seorang pecinta
Membakar musim gugur. Wahai kawan, jika kau memendam cinta
Yang ingin kau nyatakan maka teriaklah seperti seorang pecinta!
Teriaklah! Teriaklah!
Tapi jika kau terbelenggu oleh nafsu, jangan nyatakan sesuatu
Pada cinta. Masuki kembali jalan rohani dan bakarlah belenggu-belenggu
Oh, manusia yang sederhana bagaimana seorang pecinta menyatu dengan nafsu
Bagaimana mungkin isa makan melalui cara yang sama dengan keledainnya.
Perjuangan malam hari
duhai Tuhan, Engkau renggut tidur seorang salik dimalam hari,
“bangunlah! Lalu duduklah!”
Duduklah disanggar gambaran hati, lalu lihat lukisan yang kami gambar
Satu persatu kami kirim lukisan-lukisan baru sehingga yang pertama
Menjadi hidangan bagi yang kedua.
Sampai kedalam hati kau tahu bentuk yang benar dan yang salah,
Karena itulah aku melukis, supaya kau memuji lukisanku.
Nanti malam lukisan menjadi buruanmu, maka jangan pindahkan
Pelana dari kudamu.
Jangan melakukan perburuan hingga siang hari! Dan jangan berfikir
Tentang bantal dan kasur!
Malam sebagi bekal
Takutlah pada suatu malam yang mengerikan dan tak terelakkan
Karena itu jadikan malammu bekal perjalananmu, waspadalah
Dan jangan tidur ! kau telah dengar bahwa orang-orang suci
Menemukan hasrat dimalam hari. Itu semua demi cinta pada
Tuhan yang maha memuaskan segala hasrat, karena itu jangan tidur!
Ketika intimu telah mongering, dia akan memberimu hati yang segar,
Maka kau akan menjadi segala inti. Wahai manusia yang penuh harapan,
Jangan tidur! Aku memberitahumu seribu kali,
Yaitu diamlah!
Tetapi kau tidak melakukannya, bawa satu dan dapatkan
seratus ribu kembali, sekali lagi jangan tidur!
Kedirian dikendalikan ketamakan
tutup mata keledai dan bukalah mata akal !
karena kedirian seperti keledai yang dikendalikan oleh ketamakan
Jangan duduk Dengan orang tamak
duhai pencari jalan agama izinkan aku memberimu sedikit nasihat
yang menyenangkan hati, kucoba menganjurkan sesuai dengan kemampuan.
Janganlah duduk sembarangan dengan orang tamak, karena roh-roh yang kotor akan menjadikan rohmu menjadi kotor, jika hatimu telah tersucikan dari
Penyakit menular, ia akan merasakan manisnya buah ara.*
Duhai laki-laki yang impoten, manakala kau telah menjadi insane Tuhan
Maka para perawan akan bergumul didalam hatimu,
Bagai rembulan, venus, matahari dan bintang Tujuh dan para peri
Akan menunjukkan wajah mereka dihadapan dinding matamu.
Telanlah apa yang kukatakan, karena ini peintah-perintah cinta
Ingat, perintah-perintah tak lagi berguna dalam kubur nanti.
Puasa membakar hijab
Rasa manis yang tersembunyi ditemukan didalam perut
Yang kosong ini!, ketika perut kecapi telah terisi, ia tidak akan dapat berdendang
Baik dengan nada rendah ataupun nada tinggi.
Jika otak dan perutmu terbakar karena puasa, api mereka akan
Terus mengeluarkan ratapan dari dalam dadamu.
Melalui api itu, setiap waktu kau akan membakar seratus hijab. Dan kau
Akan mendaki seribu derajad diatas jalan serta dalam hasratmu.
Perut penuh menjadi setan
Kosongkan perutmu!
Merataplah seperti kecapi dan berdoalah pada tuhan!
Kosongkan perutmu dan bicaralah tentang misteri-misteri bagai ilalang!
Jika engkau biarkan perutmu penuh, ia akan menjadi setan bagimu
Disaat kebangkitan, setan itu menggantikan akalmu.
Ia menjelma berhala, dan menjadi tujuan sujudmu,
Ketika kau puasa amal baik akan mengelilingimu bagaikan hamba
Sahaya dan budak budak yang bergerombol
Dzikir bebas dari angan-angan
Reguklah dzikir dan bebaskan dari angan-angan!
Jika kau tidak menempuh perjuangan ini,
wahai engkau yang menginginkan Tuhan,
inginkah kau kehilangannya.
Dzikir adalah daun pohon hati
Didalam dzohir, angin bertiup menerpa pohonan dan menjadikan
Bergerak-gerak didalam bathin,
zikir adalah daun yang keluar dari pohon Hati!
Dzikir dan pengembaraan
Dzikir menjadikan orang berhasrat
melakukan pengembaraan rohani
Dan masuk kedalam golongan orang-orang
yang sedang menempuh tarekat
meneybut tuhan
memunculkan kebajikan
ketika aku menyebut namanya, kebajikan menjelma
sebutannya adalah yang disebut tanpa dualitas dan tanpa
kesangsian
kesabaran memerlukan kedewasaan
Wahai saudara! Kalian jika hendak menjadi pecinta
Engkau harus menelan dukanya! Dimanakah dukamu?
Diamlah! Sesungguhnya kesabaran memerlukan kedewasaan
Dimanakah Kedewasaan!
Jalan dari dunia yang tak tampak
Marilah kita pilih salah seorang sebagai kawan!
Mari kita duduk dikaki kita masing-masing!
Wahai kawan kawan, duduklah lebih dekat!
Sehingga masing-masing kita dapat saling melihat wajah.
Secara rohaniah kita banyak kesamaan, tapi jangan berfikir kita
Bahwa kita hanyalah apa yang tampak olehmu.
Kini kita duduk bersama, tangan kita saling memegang anggur
Dan lengan kita penuh dengan bunga-bunga.
Karena kita adalah kawan bagi utusan agama
Kita mempunyai sebuah jalan dari dunia yang tampak menuju yang ghaib.
Berbicaralah dalam kerangka jama’ah
baik kita berbicara tentang kesenangan ataupun kesusahan
bicarakanlah dalam kerangka jamaah.
Jika kawan kita berjalan jauh, kita pun juga
Dan jika kawan kita berjalan pelan kitapun demikian
Kita dan kawan kita hendaknya sehati dan senapas, hingga bagaikan api
Yang menyerang musuh-musuh rustam!
Baying-bayang keindahan-nya
Bayang-bayang Tuhan
Sang Pemilik kerajaan mulai terbuka dengan lembut, maka
Bongkahan tanah dan batu-batu menjadi hidup,
Pohonan yang mati mulai tertawa, dan wanita mandul
Jadi melahirkan.
Karena baying-bayangnya pula,sekarang lihatlah keindahannya!
Keindahan menunjukkan diri melalui baying-bayang,
yang dapat mengejewantahkan nya
jiwa sufi menunjuk kebenaran
Wahai lisan Tuhan!
Wahai mata realitas! Wahai pembebas makhluk dari lautan api ini!
engkaulah guru dari para gur, raja yang tak tergantikan!
Ambillah roh dengan tangan dan bebaskan ia dari cerita kasih sayangnya
Dalam pengorbanan diri, engkaulah sang pemburu roh
Ah.Roh, yang manakah yang kau buru.?
Oh, Cahaya Yang mulia Sang pencipta telah jatuh cinta dengan
keindahan engkau.Engkau berkata,"Apa yang harus kau lakukan"
karena aku sedang memburu cintanya ?
aku menjadi gila dan mabuk " Oh, Engkau seorang dokter yang ahli!
keperkasaan-Mu Dikau berkata, "Mundur"
Beritahu aku yang manakah kebenaran?
khidir merusak kapal
Sudahkah engkau mendengar tentang Khidir yang merusak kapal
demi menjaga dari tangan dzalim kawana perompak?
Khidir bagi masamu adalah pecahnya cinta,
sebab seorang sufi adalah kesucian yang duduk
dibawah bagai ampas.
Para darwis
Bagaimana Keadaan "Para Darwis"?
karena Masing-masing dari mereka adalah perbendaharaan Alam,
para raja malu berdiri dihadapan mereka, adalah darwis, Tapi
bagi yang selain Tuhan mereka adalah Sultan,
Bulan adalah darwis dihadapan matahari, tapi ia berkisaran
bagai seorang raja diantara bintang-bintang.
hidup adalah roh sakit
Dalam agama para pecinta, hidup adalah Roh yang sakit,
walaupun dalam sehari-hari ia tak menjadikannya buruk
jalan sufi
Ada seorang yang bertanya, "Apakah Jalan Sufi Ini"
"Jalan ini adalah meninggalkan keinginan-keinginan"
wahai pecinta (Tuhan) yang maha memiliki kerajaan !
ketahuilah bahwa jalanmu adalah mencari ridho Tuhan
mana kala kau mencari ridho dan memenuhi kehendak tuhan
maka memenuhi hasratmu adalah haram
belajar pada yang tahu
Wahai penjahit, mengolah besi bukanlah pekerjaan mu!
kau tidak mengetahui seluk beluk Api maka jangan kau lakukan ini!
Belajarlah dulu dari si Pandai besi, atau kau akan mengerjakannya dengan sembarangan
KEFAKIRAN SUFI BUKAN FISIK
Ditengah Semesta dunia ini, aku adalah sufi dengan kesucian hati,
aku bukan sufi yang berpakain bulu (woll)
MESKI FAKIR MEREKA RAJA
Para darwis adalah raja,
mereka dalam ekstase tanpa diri, meski
diciptakan dari debu, mereka para syah dan sultan
menyebrangi fikiran
Duhai Kendi, berilah sinar hati ini,
tunjukkan cawan kemurahan karena engkaulah yang
telah membawaku dari hamparan padang hakikat.
sehingga roh dapat menyebrangi pikiran dan menyibakkan
hijab-hijab ini. jika tidak maka pikiran akan menelan roh
kemudian akan memakannya sedikit demi sedikit
jerat komunitas
Setiap jenis mengikatkan rantainya, pada yang sejenis.
jenis yang manakah engkau?
Apakah ini adalah Jerat?
jangan main-main lagi
Didunia debu ini, berapa ,lamakah kita akan melumuri pakaian kita
dengan kotoran, batu-batu dan tanah sebagaimana seorang bocah??
mari kita tinggalkan debu dan terbang kelangit, melepaskan
diri dari kekanak-kanakan menuju kematangan
bangun malam
Demi Rohmu, jangan tinggalkan pekerjaan ditangan! Jangan Tidur!
jangan lewatkan walau satu malam dalam hidupmu, yaitu tetap terjaga
jangan tidur! kau telah tidur seribu malam demi keinginan diri
apa artinya semalam ? demi tuhan jangan tidur
JADILAH SEPERTI LILIN
Sebenarnya cinta Tuhan itu menerangi hati dan menjadikan
Para pecinta terjaga sepanjang tanpa tidur dan makan
Wahai kawan jika kau seorang pecinta maka jadilah seperti lilin
Larut disepanjang malam, membara dalam kesenangan
Hingga pagi datang! Dia yang bagaikan cuaca beku
Dimusim panas, bukanlah seorang pecinta.
Ditengah-tengah musim panas, hati seorang pecinta
Membakar musim gugur. Wahai kawan, jika kau memendam cinta
Yang ingin kau nyatakan maka teriaklah seperti seorang pecinta!
Teriaklah! Teriaklah!
Tapi jika kau terbelenggu oleh nafsu, jangan nyatakan sesuatu
Pada cinta. Masuki kembali jalan rohani dan bakarlah belenggu-belenggu
Oh, manusia yang sederhana bagaimana seorang pecinta menyatu dengan nafsu
Bagaimana mungkin isa makan melalui cara yang sama dengan keledainnya.
Perjuangan malam hari
duhai Tuhan, Engkau renggut tidur seorang salik dimalam hari,
“bangunlah! Lalu duduklah!”
Duduklah disanggar gambaran hati, lalu lihat lukisan yang kami gambar
Satu persatu kami kirim lukisan-lukisan baru sehingga yang pertama
Menjadi hidangan bagi yang kedua.
Sampai kedalam hati kau tahu bentuk yang benar dan yang salah,
Karena itulah aku melukis, supaya kau memuji lukisanku.
Nanti malam lukisan menjadi buruanmu, maka jangan pindahkan
Pelana dari kudamu.
Jangan melakukan perburuan hingga siang hari! Dan jangan berfikir
Tentang bantal dan kasur!
Malam sebagi bekal
Takutlah pada suatu malam yang mengerikan dan tak terelakkan
Karena itu jadikan malammu bekal perjalananmu, waspadalah
Dan jangan tidur ! kau telah dengar bahwa orang-orang suci
Menemukan hasrat dimalam hari. Itu semua demi cinta pada
Tuhan yang maha memuaskan segala hasrat, karena itu jangan tidur!
Ketika intimu telah mongering, dia akan memberimu hati yang segar,
Maka kau akan menjadi segala inti. Wahai manusia yang penuh harapan,
Jangan tidur! Aku memberitahumu seribu kali,
Yaitu diamlah!
Tetapi kau tidak melakukannya, bawa satu dan dapatkan
seratus ribu kembali, sekali lagi jangan tidur!
Kedirian dikendalikan ketamakan
tutup mata keledai dan bukalah mata akal !
karena kedirian seperti keledai yang dikendalikan oleh ketamakan
Jangan duduk Dengan orang tamak
duhai pencari jalan agama izinkan aku memberimu sedikit nasihat
yang menyenangkan hati, kucoba menganjurkan sesuai dengan kemampuan.
Janganlah duduk sembarangan dengan orang tamak, karena roh-roh yang kotor akan menjadikan rohmu menjadi kotor, jika hatimu telah tersucikan dari
Penyakit menular, ia akan merasakan manisnya buah ara.*
Duhai laki-laki yang impoten, manakala kau telah menjadi insane Tuhan
Maka para perawan akan bergumul didalam hatimu,
Bagai rembulan, venus, matahari dan bintang Tujuh dan para peri
Akan menunjukkan wajah mereka dihadapan dinding matamu.
Telanlah apa yang kukatakan, karena ini peintah-perintah cinta
Ingat, perintah-perintah tak lagi berguna dalam kubur nanti.
Puasa membakar hijab
Rasa manis yang tersembunyi ditemukan didalam perut
Yang kosong ini!, ketika perut kecapi telah terisi, ia tidak akan dapat berdendang
Baik dengan nada rendah ataupun nada tinggi.
Jika otak dan perutmu terbakar karena puasa, api mereka akan
Terus mengeluarkan ratapan dari dalam dadamu.
Melalui api itu, setiap waktu kau akan membakar seratus hijab. Dan kau
Akan mendaki seribu derajad diatas jalan serta dalam hasratmu.
Perut penuh menjadi setan
Kosongkan perutmu!
Merataplah seperti kecapi dan berdoalah pada tuhan!
Kosongkan perutmu dan bicaralah tentang misteri-misteri bagai ilalang!
Jika engkau biarkan perutmu penuh, ia akan menjadi setan bagimu
Disaat kebangkitan, setan itu menggantikan akalmu.
Ia menjelma berhala, dan menjadi tujuan sujudmu,
Ketika kau puasa amal baik akan mengelilingimu bagaikan hamba
Sahaya dan budak budak yang bergerombol
Dzikir bebas dari angan-angan
Reguklah dzikir dan bebaskan dari angan-angan!
Jika kau tidak menempuh perjuangan ini,
wahai engkau yang menginginkan Tuhan,
inginkah kau kehilangannya.
Dzikir adalah daun pohon hati
Didalam dzohir, angin bertiup menerpa pohonan dan menjadikan
Bergerak-gerak didalam bathin,
zikir adalah daun yang keluar dari pohon Hati!
Dzikir dan pengembaraan
Dzikir menjadikan orang berhasrat
melakukan pengembaraan rohani
Dan masuk kedalam golongan orang-orang
yang sedang menempuh tarekat
meneybut tuhan
memunculkan kebajikan
ketika aku menyebut namanya, kebajikan menjelma
sebutannya adalah yang disebut tanpa dualitas dan tanpa
kesangsian
kesabaran memerlukan kedewasaan
Wahai saudara! Kalian jika hendak menjadi pecinta
Engkau harus menelan dukanya! Dimanakah dukamu?
Diamlah! Sesungguhnya kesabaran memerlukan kedewasaan
Dimanakah Kedewasaan!
Jalan dari dunia yang tak tampak
Marilah kita pilih salah seorang sebagai kawan!
Mari kita duduk dikaki kita masing-masing!
Wahai kawan kawan, duduklah lebih dekat!
Sehingga masing-masing kita dapat saling melihat wajah.
Secara rohaniah kita banyak kesamaan, tapi jangan berfikir kita
Bahwa kita hanyalah apa yang tampak olehmu.
Kini kita duduk bersama, tangan kita saling memegang anggur
Dan lengan kita penuh dengan bunga-bunga.
Karena kita adalah kawan bagi utusan agama
Kita mempunyai sebuah jalan dari dunia yang tampak menuju yang ghaib.
Berbicaralah dalam kerangka jama’ah
baik kita berbicara tentang kesenangan ataupun kesusahan
bicarakanlah dalam kerangka jamaah.
Jika kawan kita berjalan jauh, kita pun juga
Dan jika kawan kita berjalan pelan kitapun demikian
Kita dan kawan kita hendaknya sehati dan senapas, hingga bagaikan api
Yang menyerang musuh-musuh rustam!
Baying-bayang keindahan-nya
Bayang-bayang Tuhan
Sang Pemilik kerajaan mulai terbuka dengan lembut, maka
Bongkahan tanah dan batu-batu menjadi hidup,
Pohonan yang mati mulai tertawa, dan wanita mandul
Jadi melahirkan.
Karena baying-bayangnya pula,sekarang lihatlah keindahannya!
Keindahan menunjukkan diri melalui baying-bayang,
yang dapat mengejewantahkan nya